k l i n i k s d m
                     

partner         event         kontak         artikel

Training        Konsultasi        Pendampingan

TAWAR MENAWAR Masa Depan

artikel lain dapat dilihat disini klik disini

 

 

Pada saat saya duduk dibangku SMA, fakultas Ekonomi adalah fakultas yang paling favorit. Kalau mau cepat dapat duit, masuklah ekonomi. Cari kerja mudah dan cepat serta gajinya gede. Banyak orang berkata seperti itu atau kalimat yang senada dengan itu. Memang saat itu fakultas ekonomi sedang naik daun bahkan kakak saya juga menganjurkan agar saya masuk ekonomi dengan memberi contoh beberapa tetangga dan saudara yang lulusan ekonomi dan telah sukses dalam kariernya.

Beberapa tahun kemudian teknik industri menjadi favourit karena mata kuliahnya yang beragam sehingga lebih fleksibel masuk ke departemen atau bagian manapun dalam perusahaan. Sekarang ini departemen atau bagian manakah pilihan Anda? Apa departemen favorit Anda? Marketing? Produksi? RnD? HRD? Logistik? Keuangan? Akuntansi? IT? Suply?

Mungkin Anda tidak ingin buru-buru memilih, tapi ingin tahu apa pekerjaan yang "menjanjikan" dimasa depan? Apa pekerjaan yang pas buat Anda?

Jangankan memilih pekerjaan yang pas, pekerjaan yang asal kerja saja sulit! Begitulah bayangan kebanyakan dari kita. Dalam suatu wawancara kerja saya bertanya pada calon karyawan, Anda ingin bekerja sebagai apa? Jabatan dan bagian apa? Hampir semua lulusan SMA sampai S1 (yang non pengalaman) menjawab dengan pasrah; apa sajalah Pak, yang penting kerja.

Pertama sekali yang perlu Anda lakukan adalah Anda perlu menjadi TUA. Ya, saya serius. Pada saat Anda berusia 40 sampai 50 tahun, kehidupan seperti apa yang Anda inginkan? Pekerjaan atau kegiatan seperti apa yang ingin Anda tekuni. Tidak cukup rasanya hanya mengatakan saya ingin mandiri atau saya ingin berwirausaha. Haruslah spesifik, usahanya jenis apa, yang bagaimana. Dengan mengetahui tujuan akhir yang Anda minati, Anda dengan mudah bisa menyelusuri rute-rute yang perlu Anda lalui. Sama halnya bila kita ingin berpergian, yang pertama sekali perlu kita lakukan adalah menetapkan kota atau tempat akhir perjalanan kita. Selama Anda tidak bisa menentukan tujuan akhir, Anda tidak bisa menemukan jalan yang tepat. Anda hanya berputar-putar tak karuan dan tujuan akhir Anda adalah kota sesampainya.

Katakanlah Anda seorang Sarjana Hukum dan ingin menjadi pengacara top yang dapat menangani beragam kasus, maka seyogyanya Anda bekerja dikantor pengacara. Berpindahlah tiga atau empat kali sebelum Anda akhirnya mandiri. Anda dapat mengawali bekerja di kantor pengacara X yang mungkin banyak menangani kasus tanah. Setelah 3-5 tahun Anda cukup handal dalam kasus tanah, Anda dapat berpindah ke kantor pengacara Y yang banyak menangani kasus-kasus perusahaan kemudian hinggap di kantor pengacara Z yang banyak mengangani kasus korupsi misalnya.

Bila nantinya Anda ingin membuka konveksi, rasanya Anda perlu bekerja di pabrik garmen. Pilihlah departemen produksi, PPIC, Merchandise atau purchase agar Anda mengerti alur proses dari kain dibeli sampai jadi baju. Pilihlah tiga sampai empat pabrik garmen dari mulai garmen baju kemeja, celana, baju anak atau pabrik yang membuat tas agar Anda bisa mendapatkan perspektif yang luas.

Setelah menguasai proses produksi, Anda sudah dapat mulai membuka jalan untuk menjadi usahawan. Sejatinya setelah anda bekerja, pindah karier dan berkarier lagi selama tujuh belas tahun, ilmu terapan yang anda peroleh tentulah cukup banyak. Anda bisa copy paste, lakukan sedikit penyesuaian lalu jalankan. Dengan bermodal relasi, pengalaman yang memadai dan kehandalan dalam meminimalkan resiko membuat usaha anda maju tak tertahankan. Saat Anda merayakan ulang tahun yang keempat puluh, usaha konveksi Anda telah maju dan berkembang persis seperti gambaran yang Anda harapkan saat mulai merintis karier didunia kerja.

Buat Anda yang saat ini berkarier di dunia HRD, "kota" manakah yang hendak Anda tuju? Benarkah kota tujuan Anda melewati "kota HRD"? (by www.AwanSantosa.com )

ingin membaca artikel seputar pengelolaan karyawan? silahkan baca disini klik disini

 

Copyright 2017 KINERJAprima.com   |   All rights reserved.